menentukanrekomendasi pemupukan. Disampaikan oleh Ng et al. (2011 ) yang menyatakan bahwa tanaman kelapa sawit membutuhkan unsur hara dalam jumlah yang besar untuk mencapai produktivitas 30 ton TBS/ha/th. Hasil analisis hara tanah (T abel 2) memperlihatkan bahwa kandungan hara N = sedang, P = sangat tinggi, K dan Mg = sangat rendah.
Unsurhara boron diperlukan dalam jumlah sedikit. Manfaat unsur boron bagi tanaman kelapa sawit yaitu sebagai penyusun gula, karbohidrat, protein dan perkembangan ujung dan anak daun. Gejala tanaman kelapa sawit yang kekurangan unsur boron yaitu munculnya daun pancing, daun kecil dan daun berbentuk sirip ikan. Sumber unsur B : Borak. g). Unsur
Jikaunsur hara NPK tidak bisa memenuhi kebutuhan kelapa sawit, maka tanaman kelapa sawit akan menimbulkan beberpa gejala. Jika kekurangan unsur hara N, daun menguning, pucat dan juga kaku yang selanjutnya terjadi nekrosis. Jika kekurangan unsur hara P anak daun menjadi kemerahan, dan pelepah pendek.
Terjadinyaiklim ekstrim seperti kekeringan sangat berpengaruh pada pertumbuhan kelapa sawit yang dapat digambarkan sebagai berikut: 1. Kekurangan air pada satadium I (nilai defisit air 200-300 mm/tahun) akan terjadi pengurangan produksi tandan buah segar (TBS) sebesar 21-32%). Adapun gejala yang terjadi pada tanaman adalah: a) 3-4 pelepah daun
dalamtanah, kekurangan unsur hara tanaman dapat diketahui dari gejala-gejala yang tampak pada tanaman.Hasil penelitian memberikan informasi bahwa jenis pupuk yang diberikan petani adalah: Ponska, Urea, ZA, SP 36 dan NPK. Unsur hara utama/penting pada tanaman kelapa sawit meliputi N,P,K,Mg,Cu dan B,
Kb0Hk.
gejala kekurangan unsur hara pada tanaman kelapa sawit