January 14, 2009. Roman sejarah yang ditulis oleh Ramadhan KH ini berjudul "Kuantar Ke Gerbang", dengan subjudul "Kisah cinta Ibu Inggit dengan Bung Karno". Awalnya kukira isi buku ini lebih banyak tentang kisah berkasih-kasih antara Bung Karno dan Bu Inggit. Tapi ternyata tidak, lebih bagus dari itu!
Pertanyaan. Perhatikan puisi berikut! Persetujuan dengan Bung Karno karya Chairil Anwar Ayo! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji Aku sudah cukup lama dengan bicaramu dipanggang diatas apimu, digarami lautmu Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945 Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu Aku sekarang api aku sekarang laut Penanda bahwa puisi di atas muncul pada periode Angkatan 45 adalah ….
Soekarno lahir di Jalan Peneleh Gang Pandean IV, Nomor 40, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya. Dalam penuturannya kepada Cindy Adams, penulis otobiografi Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat, Soekarno melukiskan saat-saat kelahirannya itu. Soekarno mengatakan, ketika ia masih anak-anak, ibunya Ida Ayu Nyoman Rai, pernah bercerita
Marhaenisme diambil dari seorang petani bernama Marhaen yang hidup di Indonesia dan dijumpai Bung Karno pada tahun 1926-1927. Dalam versi yang berbeda, nama petani yang dijumpai Bung Karno di daerah Bandung, Jawa Barat itu adalah Aen. Dalam dialog antara Bung Karno dengan petani tersebut, selanjutnya disebut dengan panggilan Mang Aen.
Menurut Bung Karno, Politieke toestand sangat terkait dengan masa depan gerakan buruh, yaitu penciptaan syarat-syarat politik untuk tumbuh-suburnya gerakan buruh. Lebih jauh lagi, Soekarno juga mengatakan, jika kaum buruh menginginkan kehidupan yang layak, naik upah, mengurangi tempo-kerja, dan menghilangkan ikatan-ikatan yang menindas, maka
xq9Gz.
puisi kata bung karno